Kamis, 18 Juni 2020

Ciri-Ciri Beras Bagus dan Sehat untuk Dikonsumsi


Ciri-Ciri Beras Bagus dan Sehat untuk Dikonsumsi

Beras menjadi bahan makanan pokok yang tidak dapat di pisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya. Meskipun pada bagian timur dari negara ini masih belum banyak masyarakatnya yang mengkonsumsi makanan pokok yang satu ini. Hal ini di karena kan lokasi yang tidak memungkinkan untuk di tanam, serta belum tersebar transportasi untuk suplai ke daerah tersebut. Untuk harga beras 50 kg mengenai ciri-ciri jenis bahan makanan ini akan anda dapat menentukan pilihan terbaik seperti berikut ini.

Ciri-ciri beras bagus dan sehat untuk dikonsumsi

1. Aroma

Untuk menentukan beras yang nantinya akan anda konsumsi yang pertama kali adalah dengan mencium aroma dari bahan makanan tersebut. Karena pada bahan makanan yang satu ini jika telah di tumpuk atau kondisinya telah lama atau rusak. Akan dapat kita kenali dengan cara aromanya yang mulai apek, dalam kondisi ini tentunya sudah tidak layak konsumsi. Ketika sudah terlanjur di konsumsi akan mengakibatkan sesuatu yang merugikan bagi tubuh yang mengkonsumsi nya.

2. Ukuran

Hal berikutnya yang harus anda perhatikan dalam memilih beras adalah dengan melihat ukuran dari biji padi itu sendiri. Yaitu pada biji padi yang baik umumnya memiliki ukuran 25% lebih biji padi dari pada biji pada umumnya. Ukuran ini menjadi salah satu indikator untuk menentukan bahwa jenis padi yang di tanam untuk menghasilkan hasil yang baik. Merupakan jenis padi yang berkualitas karena hal ini telah terlihat dari hasil panen yang lebih besar dan lebih baik dari biji pada umumnya.

3. Bersih

Faktor untuk menentukan beras yang baik berikutnya adalah kondisinya yang bersih dan putih. Akan tetapi bukan putih mengkilat namun terbebas dari beberapa kotoran misalkan kerikil, kulit yang menutupi biji padi itu sendiri, serta beberapa kotoran lain. Jika biji padi ini telah terbebas dalam hal tersebut menandakan bahwa proses produksi dan pengemasan nya. Cukup bersih dan baik untuk anda sebagai konsumen yang nantinya akan mengkonsumsi bahan makanan ini.

4. Butir mengapur

Berikutnya dalam menentukan beras yang akan anda pilih merupakan jenis yang baik dan layak untuk anda konsumsi adalah butiran yang mengapur. Butiran yang mengapur ini bukan berarti biji tersebut tidak layak konsumsi melainkan faktor kimia yang membuatnya biji tersebut mengapur. Akan tetapi untuk menentukan biji tersebut mengapur atau rusak sebaiknya periksa lebih lanjut. Karena ada faktor lain yang menyebabkan hal tersebut yaitu biji telah mengalami kerusakan.

Sehingga menimbulkan bubuk halus seperti tepung yang menandakan biji tersebut telah hancur. Jika anda melihat biji telah banyak yang hancur maka jangan di beli, karena bahan makanan tersebut sudah tidak layak konsumsi.

5. Warna

Untuk biji padi terbaik yang bisa anda pilih untuk anda konsumsi sebaiknya warnanya tidak terlalu putih. Karena warna asli dari biji padi yang sebarnya bukan putih melainkan sedikit abu-abu warna putih yang terlihat. Di karena kan bubuk putih yang menyelimuti kulit biji padi tersebut. Jika anda cuci sebelum di masak maka akan tampak air rendaman yang putih, karena bubuk putih yang menyelimuti biji padi tersebut telah terangkat.

Itulah beberapa cara dalam menentukan beras yang baik untuk anda konsumsi nantinya. Sedikit informasi pada waktu membersihkan bahan makanan yang satu ini sebelum di masak. Untuk tidak mencuci nya terlalu bersih karena warna putih hasil dari pencucian biji padi tersebut memiliki manfaat kesehatan. Yaitu memiliki manfaat untuk mencegah leukimia saat anda konsumsi, semoga beberapa tips yang di berikan bermanfaat untuk anda.


Kamis, 04 Juni 2020

Trafo Bekerja Maksimal dengan Teknisi Maintenance Berpengalaman


Trafo Bekerja Maksimal dengan Teknisi Maintenance Berpengalaman

Trafo adalah komponen yang memiliki masa kerja cukup lama dan memiliki beban kerja yang cukup berat. Hanya saja jika tidak dirawat dengan baik tentu kualitasnya pun akan menurun sehingga mengurangi keawetan dari komponen. Oleh sebab itu menggunakan jasa perawatan trafo sangat penting agar trafo tetap dapat bekerja optimal.

Penyebab Trafo Tidak Bekerja Maksimal

Pastikan Anda hanya memilih jasa professional perawatan trafo yang memiligalaman di bidangnya. Pasalnya, trafo memiliki beberapa bagian sensitif yang tidak akan dimengerti semua orang. Berikut adalah faktor penyebab trafo mudah rusak:

1. Trafo Jarang Diservis

Jadwal perawatan setiap bagian trafo berbeda-beda. Pada komponen tertentu, perawatan harus dilakukan bahkan setiap 6 bulan sekali untuk pengecekan. Sementara bagian lainnya bisa dicek setiap setahun atau 5 tahun sekali. Melakukan maintenance secara rutin akan membuat performa trafo tetap maksimal sehingga kualitasnya terjaga.

Selain itu, kelebihan melakukan maintenance rutin adalah dapat memperpanjang masa waktu trafo menjadi lebih lama. Bayangkan jika Anda jarang servis trafo. Tentunya trafo akan lebih cepat rusak karena trafo dibiarkan bekerja keras tanpa diservis sama sekali. Sebaiknya Anda menggunakan jasa perawatan untuk trafo yang sama di setiap servis agar petugas mengetahui riwayat trafo tersebut.

2. Inti Trafo Tidak Dipasang Dengan Benar

Pada kondisi tertentu, di dalam trafo mungkin akan terdengar suara getaran hebat atau mendengung ketika digunakan. Pada awal penggunaan getaran ini mungkin masih bisa diabaikan. Namun jika dibiarkan terus-menerus tentu getaran ini akan semakin parah bahkan bisa menyebabkan masalah yang semakin serius. Hal ini bisa terjadi salah satunya karena teknisi tidak memasang inti trafo dengan teliti.

Inti trafo yang tidak dipasang dengan tepat akan membuat trafo bergetar karena lilitan kawat yang tidak rapat atau baut longgar. Hal ini pada akhirnya bisa membuat trafo rusak karena terkena getaran dari dalam.

Sewatama adalah penyedia jasa maintenance trafo secara rutin yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun. Perusahaan ini mengawali bisnis dengan memberikan layanan penyewaan genset skala besar untuk kebutuhan industri seperti back up listrik dari PLN. Seluruh servis yang diberikan dapat menjangkau berbagai daerah di Indonesia.